About

Sabtu, 22 Maret 2014

FAKTA MENARIK ARSENAL KALAH 6-0


Fakta Menarik Pesta Gol Chelsea ke Gawang Arsenal

  • Minggu, 23 Maret 2014 07:21



Chelsea vs Arsenal (AFP/Glyn Kirk)


Liputan6.com, London: Sabtu (22/3/2014) menjadi hari bersejarah bagai manajer Arsenal Arsene Wenger. Pria Prancis itu melakoni laga ke-1.000 bersama The Gunners. Sayangnya Wenger malah harus mendapat kado pahit. Tim asuhannya dipermak Chelsea enam gol tanpa balas pada lanjutan Liga Premier di Stamford Bridge.

Arsenal sudah tertinggal tiga gol saat laga baru berjalan 17 menit lewat gol Samuel Eto'o, Andre Schurrle dan penalti Eden Hazard. Setelah Kieran Gibbs diusir wasit, Chelsea makin leluasa menambah gol. Oscar melesakkan dua gol diikuti pemain pengganti Mohamed Salah.

Kekalahan telak 0-6 ini merupakan kekalakan dengan margin terbesar dalam karier Wenger di Arsenal sama seperti saat dicukur  Manchester United 2-8 pada Agustus 2011.

Berikut fakta menarik lain dari laga Chelsea kontra Arsenal seperti dikutip dari berbagai sumber:

1. Ini merupakan kali ketiga dalam sejarah Liga Premier Arsenal kemasukkan empat gol atau lebih di babak pertama.

2. Arsenal baru empat kali kebobolan enam gol atau lebih dari satu pertandingan di Liga Premier. Dua diantaranya terjadi pada musim ini.

3. Arsenal sudah kebobolan tiga gol dalam kurun 17 menit. Ini merupakan kejadian kedua di Liga Premier musim ini. Kondisi ini tidak pernah terjadi sebelumnya di era Liga Premier.

4. Meriam London tidak pernah kebobolan enam gol pada pertandingan yang digelar di London sejak November 1960 saat dibantai tuan rumah West Ham United.

5. Bagi Chelsea ini merupakan kemenangan terbesar atas Arsenal di seluruh kompetisi. Sebelumnya rekor kemenangan The Blues atas Arsenal adalah 5-0 pada Piala Liga tahun 1998.
(thomas)

Rabu, 12 Maret 2014

Lampu Petromax

Sejarah Lampu Petromax
Foto: Kacang Petromax - Ndutz_Prayoga - Flickr - CC

Petromax adalah nama sebuah merek dagang (brand) dari sebuah lampu berbahan bakar minyak bertekanan yang berasal dari Jerman. Petromax pertama kali dibuat oleh Max Graetz dan dipatenkan sejak 5 November 1910. Nama Petromax merupakan singkatan dari "Petroleum Maxe", julukan Max Graetz yang diberikan oleh teman-temannya.

Apa itu Petromax? Petromax (sering ditulis Petromak atau Petromaks) adalah lampu berbahan berbahan bakar minyak tanah (parafin/kerosin) yang ditekan ke atas, diubah menjadi uap, untuk memanaskan kaus lampu hingga berpijar. Lampu yang diciptakan oleh Max Graetz tersebut sangat terkenal di zamannya, bahkan hingga sekarang. Lalu siapakah Max Graetz, dan bagaimana lampu Petromax bekerja?

Max Graetz adalah Presiden perusahaan Ehrich & Graetz di Berlin, Jerman, yang mengembangkan dan mendesain lampu Petromax.

Awalnya, Max Graetz ingin menciptakan sebuah alat penerangan dengan bahan bakar parafin untuk dijadikan produk baru di perusahaannya. Selanjutnya, Graetz menemukan proses untuk membuat gas keluar dari parafin, memiliki energi kalor yang sangat tinggi dan bisa membuat api biru yang sangat panas.

Petromax
Petromax - Wikimedia Commons
Graetz kemudian merancang lampu bertekanan, yang bekerja dengan uap parafin. Secara singkat, cara kerja lampu bertekanan (awal mula lampu Petromax) bisa dijelaskan pada paragraf-paragraf di bawah ini

Sebuah jaring-jaring keramik (terbuat dari campuran dari oksida-oksida logam yang mirip sekali dengan kandungan tanah liat - yang sekarang dikenal dengan kaus lampu) dipanaskan dengan spiritus. Kemudian parafin ditekan dengan pompa tangan di dalam tangki tertutup (yang terletak di bawah jaring-jaring keramik) agar bisa mengalir melalui pipa yang mengarah pada jaring-jaring tersebut.

Parafin tersebut akan menguap (karena posisi pipa yang sangat dekat dengan jaring-jaring yang dibakar spiritus tadi) dan menjadi bahan bakar jaring-jaring keramik sehingga menghasilkan cahaya yang terang. Selama pasokan gas parafin dari tangki terus mengalir, jaring-jaring keramik atau kaus lampu akan terus berpijar menghasilkan cahaya.

Bila tekanan habis, terdapat sebuah pompa tangan yang berguna untuk menambah tekanan uap parafin ke kaus lampu.

Pada 5 November 1920, nama Petromax telah didaftarkan sebagai merek dagang. Sejak saat itu, lampu Petromax diproduksi secara masal dalam berbagai spesifikasi dan ukuran. Tidak hanya di Jerman, Petromax menjadi lampu yang sangat populer ke berbagai penjuru dunia.

Kepopuleran tersebut membuat nama Petromax menjadi nama generik (nama umum) untuk menyebut lampu dengan bahan bakar parafin. Desain dan cara kerja lampu Petromax sekarang banyak diadaptasi oleh berbagai pihak untuk membuat produk lampu dengan berbagai merek.

Iklan Petromax di Indonesia tahun 1935 - unsource

Di Indonesia, sebelum listrik menjadi hal wajib seperti sekarang, Petromax menjadi pilihan yang bisa dikatakan mewah, karena memang tidak semua orang bisa memilikinya. Kini, Petromax masih sering digunakan sebagai alat penerangan cadangan bila listrik mati. Selain itu, lampu asal Jerman tersebut juga masih digunakan oleh para nelayan, pendaki gunung, pedagang kaki lima, dan sebagainya.

Fakta via Wikipedia

Jumat, 07 Maret 2014







SAHABAT TERBAIKKU
Puisi Frizka Tirana

Sahabat ...
di saat kita nikmati kebersamaan banyak hal yang terlewat kan begitu saja
keceriaan, canda dan tawa semuanya mengalir begitu saja
waktu yang tersisah seolah tak mampu menampung nya dan waktu yang sangatlah singkat membuat ku teringat kepada mu sahabat ..

Semua kenangan - kenangan itu tak terasa ,pergi meninggalkan segala kegembiraan
serta canda dan tawa mu satu persatu hilang sekejap mata
ada beribu senyum saat terlintas memory yang dulu kala

Sahabat ...
semua yang pernah kita jalani hari demi hari , waktu demi waktu telah kita lalui semuanya.

Banyak hal yg pernah terjadi karena itulah jalan hidup yang kita miliki
kadang benci, kesal ,dan kecewa serta rasa senang dan sayang
sungguh luar biasa , apa yang telah kita lalui bersama ..

Ya Tuhan ...
jagalah dan lindungilah
sahabat-sahabat ku
karena mereka adalah sahabat terbaiku selamanya
# MY BEST FRIEND FOREVER
sumber : http://www.lokerpuisi.web.id/2014/01/puisi-persahabatan.html

Kamis, 06 Maret 2014

test post

TEST